Jumlah Soal, Waktu, dan Passing Grade SKD CPNS
Kisi-kisi SKD CPNS penting dipahami sebelum mengikuti Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Tes ini bertujuan mengukur kompetensi dasar calon Pegawai Negeri Sipil melalui tiga jenis tes, yaitu Tes Wawasan Kebangsaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP).
Berdasarkan Keputusan Menteri PANRB Nomor 321 Tahun 2024, pelaksanaan SKD CPNS diselenggarakan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) BKN dengan total 110 butir soal, waktu pengerjaan 100 menit, dan nilai maksimal 550 poin.
Lalu, apa saja materi yang diujikan dalam TWK, TIU, dan TKP? Berikut rincian komposisi jumlah soal, nilai maksimal, dan nilai ambang batas (passing grade) untuk kebutuhan umum:
Ketentuan Durasi Ujian & Formasi Khusus
Durasi ujian adalah 100 menit. Untuk pelamar penyandang disabilitas sensorik netra yang melamar pada kebutuhan khusus penyandang disabilitas, durasi ujian adalah 130 menit. Angka 311 merupakan penjumlahan ketiga passing grade, bukan pengganti kewajiban memenuhi batas minimum masing-masing subtes bagi pelamar kebutuhan umum.
- Lulusan Terbaik (Cumlaude) & Diaspora: Nilai kumulatif SKD paling rendah 311, dengan nilai TIU minimal 85.
- Penyandang Disabilitas, Putra/Putri Papua, dan Daerah Tertinggal: Nilai kumulatif SKD paling rendah 286, dengan nilai TIU minimal 60.
| Jenis Tes | Jumlah Soal | Nilai Maksimal | Passing Grade (Umum) |
|---|---|---|---|
| Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) | 30 Soal | 150 Poin | 65 Poin |
| Tes Intelegensia Umum (TIU) | 35 Soal | 175 Poin | 80 Poin |
| Tes Karakteristik Pribadi (TKP) | 45 Soal | 225 Poin | 166 Poin |
| Total Nilai Kumulatif | 110 Soal | 550 Poin | 311 Poin* |
1. Kisi-Kisi Tes Wawasan Kebangsaan (TWK)
Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) bertujuan menilai penguasaan pengetahuan dan kemampuan peserta dalam memahami serta mengimplementasikan nilai-nilai kebangsaan secara nyata.
Berdasarkan KepmenPANRB Nomor 321 Tahun 2024, materi TWK terdiri atas 5 pilar utama:
Karakteristik Soal TWK Modern (HOTS)
TWK CAT BKN saat ini tidak lagi sekadar hafalan butir atau pasal UUD, melainkan berbentuk penalaran kasus (Higher Order Thinking Skills - HOTS) untuk menguji integritas dan nalar kebangsaan dalam situasi birokrasi nyata.
| Materi TWK | Kemampuan yang Diukur |
|---|---|
| Nasionalisme | Kemampuan mengutamakan kepentingan nasional sekaligus mempertahankan identitas bangsa. |
| Integritas | Kemampuan menjunjung kejujuran, ketangguhan, komitmen, dan konsistensi sebagai pelayan publik. |
| Bela Negara | Kemampuan berperan aktif dalam mempertahankan eksistensi bangsa dan kedaulatan negara. |
| Pilar Negara | Pemahaman dan pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika. |
| Bahasa Negara | Kemampuan menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa persatuan dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. |
2. Kisi-Kisi Tes Intelegensia Umum (TIU)
Tes Intelegensia Umum (TIU) bertujuan mengukur kemampuan penalaran, logika analitis, dan pemecahan masalah objektif.
Materi TIU terdiri atas 35 butir soal yang terbagi ke dalam tiga kelompok kompetensi utama, yaitu verbal, numerik, dan figural:
| Kelompok Materi TIU | Submateri Soal | Kemampuan yang Diukur |
|---|---|---|
| A. Kemampuan Verbal | Analogi | Menentukan hubungan antara dua konsep kata dan menerapkan hubungan tersebut pada konsep lain. |
| Silogisme | Menarik kesimpulan logis dan sahih berdasarkan dua pernyataan premis yang diberikan. | |
| Analitis | Menganalisis informasi yang diberikan secara terstruktur untuk memperoleh kesimpulan atau urutan logis. | |
| B. Kemampuan Numerik | Berhitung | Melakukan perhitungan matematika sederhana, pecahan, desimal, dan aljabar. |
| Deret Angka | Mengenali pola berulang, relasi, dan keteraturan antarangka dalam suatu barisan. | |
| Perbandingan Kuantitatif | Menarik kesimpulan berdasarkan perbandingan dua data kuantitatif matematis. | |
| Soal Cerita | Menganalisis masalah kuantitatif dalam konteks kehidupan nyata (aritmetika sosial, waktu, jarak, dan kecepatan). | |
| C. Kemampuan Figural | Analogi Figural | Memahami hubungan transformasi bentuk antargambar dan menerapkannya pada gambar lain. |
| Ketidaksamaan | Mengidentifikasi satu gambar yang tidak sesuai atau menyimpang di antara beberapa gambar visual. | |
| Serial Gambar | Menentukan pola kesinambungan logis, rotasi, atau urutan dalam rangkaian gambar visual. |
3. Kisi-Kisi Tes Karakteristik Pribadi (TKP)
Tes Karakteristik Pribadi (TKP) bertujuan menilai karakteristik, kematangan emosi, dan kemampuan peserta dalam menghadapi situasi yang berkaitan dengan tugas serta tanggung jawab sebagai ASN.
Berdasarkan KepmenPANRB Nomor 321 Tahun 2024, materi TKP mencakup enam pilar kompetensi situasional:
Strategi TKP: Jangan Pernah Kosongkan Jawaban
Berbeda dari TWK dan TIU, seluruh opsi pilihan jawaban pada TKP bernilai 1 hingga 5 poin. Pastikan Anda tidak pernah mengosongkan jawaban pada soal TKP untuk mengamankan poin maksimal!
| Materi TKP | Kemampuan yang Diukur |
|---|---|
| Pelayanan Publik | Kemampuan memberikan pelayanan yang ramah, cepat tanggap, efektif, dan sesuai kebutuhan masyarakat. |
| Jejaring Kerja | Kemampuan membangun hubungan, bekerja sama secara harmonis, berbagi informasi, dan berkolaborasi tim. |
| Sosial Budaya | Kemampuan beradaptasi dan bekerja secara inklusif serta efektif dalam masyarakat yang beragam. |
| Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) | Kemampuan memanfaatkan teknologi digital secara efektif untuk meningkatkan kinerja dan pelayanan. |
| Profesionalisme | Kemampuan melaksanakan tugas dan fungsi jabatan sesuai standar moral kerja serta tuntutan keahlian. |
| Anti Radikalisme | Pengetahuan, kesiapan nalar kritis, serta kecenderungan sikap dan tindakan saat menghadapi situasi terkait radikalisme. |
Sistem Penilaian SKD CPNS
Berdasarkan ketentuan resmi seleksi tahun anggaran 2024, sistem pembobotan nilai SKD menggunakan aturan berikut:
- TWK dan TIU: Jawaban benar bernilai 5 poin, jawaban salah bernilai 0 poin, dan tidak menjawab bernilai 0 poin.
- TKP: Tidak ada jawaban salah. Setiap opsi jawaban bernilai berjenjang dari 1 hingga 5 poin. Hanya jika tidak menjawab sama sekali bernilai 0 poin.
- Nilai Maksimal: Jika seluruh soal dijawab dengan nilai tertinggi, nilai kumulatif maksimal yang dapat diraih peserta adalah 550 poin (TWK 150 + TIU 175 + TKP 225).
Apakah Lolos Passing Grade SKD Pasti Lanjut ke SKB?
Jawabannya adalah tidak selalu.
Berdasarkan Pasal 31 PermenPANRB Nomor 6 Tahun 2024, peserta yang berhak mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) ditentukan berdasarkan nilai ambang batas dan peringkat tertinggi, paling banyak 3 (tiga) kali jumlah kebutuhan formasi jabatan yang dilamar.
Artinya, peserta tidak cukup hanya mencapai nilai passing grade. Nilai kumulatif yang diperoleh juga harus mampu bersaing di peringkat teratas agar masuk kuota perangkingan 3x formasi untuk melaju ke tahap SKB.
Persiapkan SKD CPNS dengan Belajar Berdasarkan Hasil Tryout
Memahami kisi-kisi SKD membantu calon peserta mengetahui materi yang perlu dipelajari. Namun, setiap orang memiliki kelebihan dan kelemahan yang berbeda. Ada peserta yang unggul di TWK namun lemah di numerik TIU, atau sebaliknya.
Melalui platform BELAJARIO, Anda dapat mengerjakan latihan simulasi CAT standar BKN dan melihat analisis radar 14 domain kelemahan untuk memetakan topik mana yang sudah dikuasai dan materi apa yang masih perlu ditingkatkan secara terarah.
Kesimpulan
Kisi-kisi SKD CPNS mencakup tiga jenis tes utama: TWK (30 butir, passing grade 65), TIU (35 butir, passing grade 80), dan TKP (45 butir, passing grade 166). Ujian terdiri atas 110 butir soal dengan durasi 100 menit dan skor maksimal 550.
Dengan memahami rincian materi, sistem penskoran, dan ketentuan pemeringkatan 3x formasi sejak dini, Anda dapat mempersiapkan strategi belajar yang tepat sasaran demi meraih skor maksimal.